Pengukuran menggunakan teknik fotogrametri UAV di Wilayah Selawi, Garut

Desa juga menjadi wadah atau media komunikasi yang dapat secara langsung menyentuh masyarakat melalui pendekatan sosial budaya lokal yang dimiliki. Kondisi tersebut membuat desa memiliki keberagaman karakter, budaya/tradisi, dan sosialita yang sangat spesifik.   Keberhasilan pembangunan dan tingkat kesejahteraan suatu wilayah administrasi akan bergantung pada keberhasilan mengelola desanya. Untuk itu diperlukan inventarisasi dan identifikasi seluruh aspek yang dimiliki suatu desa, seperti batas wilayah administrasi sebagai lingkup kewenangan dan aset desa. Perangkat yang dibutuhkan untuk penyajian informasi tersebut adalah sebuah Peta Desa.

Peta Desa diharapkan dapat menyajikan informasi semua aspek yang dimiliki suatu desa sesuai kaidah peta yang ada, termasuk di dalamnya seluruh potensi desa yang ada di kecamatan tersebut. Sedemikian pentingnya keberadaan Peta Desa dan kemanfaatannya seperti yang tercantum dalam UU nomor 6 tahun 2014 karena Peta Desa akan sangat dibutuhkan untuk mendukung pemberdayaan desa dalam rangka pencapaian kesejahteraan masyarakat seperti amanat Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Untuk itu sebagai upaya perwujudan hal tersebut di atas akan dilakukan pembuatan Peta potensi Desa di Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut Jawa Barat

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat (PM) ini dipimpin oleh salah satu anggota Kelompok Keahlian Geodesi ITB, Dr. Irwan Gumilar dan bekerja sama dengan Dr. Deni Suwardhi dari Kelompok Keahlian Inderaja dan Sains Informasi Geografis ITB. Pelaksanaan PM meliputi pemetaan Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut dengan Menggunakan metode Fotogrametri UAV (Unmanned Aerial Vehicle), survei dan wawancara untuk melihat potensi desa, dan pembuatan sistem informasi

Sosialisasi kegiatan bersama Kepala Camat serta Desa dan jajarannya

Leave a Comment