Makan-makan syukuran lunas bayar pajak

Berangkat dari keinginan yang sangat kuat untuk melaksanakan acara makan-makan, maka segenap anggota KK Geodesi berusaha keras mencari ide atau tema supaya makan-makan tersebut dapat direalisasikan.  Soalnya apabila kita makan-makan tetapi tidak tau dalam acara apa atau peringatan apa, maka acara akan terasa tak bermakna, hambar atau malah hampa. Setelah dilakukan penyusunan basis data tanggal ulang tahun para anggota KK, ternyata masih terlalu lama untuk mengadakan acara makan-makan ulang tahun, sementara keinginan makan-makan sudah tak tertahankan lagi. Setelah melihat basis data kenaikan pangkat, ternyata belum ada yang dekat-dekat ini naik pangkat. Menunggu kenaikan gaji juga masih agak lama kayaknya.  Usut punya usut, akhirnya ditemukanlah momen penting yang memang perlu dirayakan dengan acara makan-makan. Moment itu tidak lain adalah telah selesainya membayar pajak tahunan. Untuk itu maka diadakanlah acara makan-makan sebagai syukuran atas telah selesainya program pembayaran pajak anggota KK tahun ini.

Di bawah ini dapat dilihat hasil dokumentasi kegiatan makan-makan dalam rangka mensyukuri selesainya program pembayaran pajak tersebut.  Acara makan-makan langsung di pimpin oleh Ketua KK Geodesi. Tadinya, pihak Kk Geodesi mau turut pula mengundang Dirjen Pajak, namun demikian urung dilakukan karena dimungkinkan sang Dirjen sedang sibuk banget mengejar para penggelap pajak.  Acara makan-makan sengaja tidak didahului dengan orasi ilmiah seperti halnya yang lazim dilakukan pada acara dies natalis,karena takutnya habis orasi ilmiah malah lupa makan, malah mendiskusikan analisis-analisis hasil penelitian serta mencari ancer-ancer dana lanjutan penelitian, dan lain-lain.

s2020178 s2020174 s2020179 s2020180.thumbnail

Menu utama makan-makan sengaja dipilih menu Asli Aceh. Hal ini memperhatikan kerinduan sang ketua KK yang berasal dari Aceh akan makanan Aceh. Gulai Kambing khas Aceh jelas menjadi menu utama, didampingi dengan pepes udang ala Aceh, serta krupuk kulit kebo. Beberapa menu tersebut sengaja didatangkan langsung dari Aceh, untuk menjaga originalitas. Ramuan untuk gulai kambing sengaja didatangkan dengan menggunakan Bus lintas provinsi.  Kambingnya sendiri kalau tidak salah hanya dilipih kambing yang ada di bandung, namun menurut catatan si kambing tersebut berdarah Aceh, jadi tetap sah untuk masalah originalitas.  Tidak diperlukan test DNA segala macem, soalnya akan mengganggu acara makan-makan, dan biaya tes DNA juga cukup mahal.

Menu Aceh terkenal cukup pedas rasanya,khas dengan bumbu-bumbu kari-nya yang lezat mantap. Selain itu menu gulai kambing-nya terkenal dengan high kolesterolnya, yang notabene lezat disantap namun demikian dapat menyisakan misteri pusing-pusing bagi orang-orang yang mempunyai darah tinggi..hehe. Untuk itu catatan nomor emergency disiapkan, bahkan rute ke puskesmas pun dibuat.  Siapa tahu ada anggota KK yang membutuhkan.  Tadinya mau juga disiapkan ambulance sepanjang acara makan-makan, namun demikian dirasakan kurang perlu karena para anggota KK merasa cukup yakin dengan kesehatannya masing-masing. Ada juga yang pasrah lillahita’ala.

Para anggota KK geodesi sepertinya sangat menikmati sajian hidangan masakan dari  Aceh tersebut. Hal ini dapat terlihat dari muka-muka penuh antusias dan ekspresi riang para anggota KK sepanjang acara makan-makan.  Salah satu anggota KK mengemukakan rasa gulai kambingnya beda. Gulai kambing Aceh memang khas katanya. Ketika ditanya bedanya dimana? apa yang membedakannya? dia gak bisa menjawabnya.  Katanya rasanya beda.  Tapi bedanya dimana dia tidak bisa mengungkapkannya. Tapi seharusnya jika ia tahu bahwa itu berbeda mustinya dia bisa menerangkan bedanya dimana. Tapi tetap dia tidak bisa menerangkan bedanya dimana. Meskipun kita paksa untuk bilang bedanya dimana dia tetap membisu. Ya sudah-lah jangan dibahas..kalau dipaksakan untuk menjawab juga tidak bagus. Mungkin rasa memang susah dibahasakan kalo kata pepatah yang baru saja dibuat.

Acara makan-makan ditutup dengan doa syukur atas kenikmatan yang telah diberikan.  Sebelum mengakhiri acara, anggota KK sempat bercengkrama tentang acara makan-makan selanjutnya. Mungkin acara makan-makan akan di masukan ke dalam road map KK. Saat ini sedang dicari lagi alasan kuat untuk melaksanakan acara makan-makan berikutnya.

Berita Terkait