CORS ITB1 dan AGNESS (Pre-Launching)

Melalui hibah salah satu perusahaan penyedia receiver GPS yaitu Leica Geosystem, maka di Kampus ITB kini sudah di bangun CORS Station atau Stasiun GPS Kontinyu.  CORS Station ini nantinya akan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya untuk penelitian dan kegiatan survey dan pemetaan.  Data GPS yang diperoleh tiap hari dapat digunakan oleh pihak-pihak yang memerlukan secara gratis.  Sebagai contoh bagi peneliti yang ingin melihat pergerakan lempeng pulau jawa dapat memanfaatkan data GPS ini.  Contoh lainnya misalnya ada pihak yang melaksanakan kegiatan survei dan pemetaan di sekitar Bandung, maka dapat memanfaatkan CORS Station yang ada di kampus ITB ini.

Berikut di bawah ini adalah ilustrasi CORS Station di atas atap gedung Labtex IXC, yaitu gedung dimana digunakan salah satunya oleh Prodi, kelompok Keilmuan, dan laboratorium dalam rumpun Geodesi dan Geomatika ITB.  Antena didesain di atas gedung untuk tujuan pengamatan sinyal satelit sebaik mungkin, menghindari efek multipath, sehingga kualitas posisi yang nantinya diberikan akan baik pula. Tiang antena GPS di cor pada pondasi gedung supaya kokoh dan stabil,untuk pemenuhan kualitas data GPS yang baik.

itb-cors04.JPG itb-cors02.JPG itb-cors01.JPG itb-cors03.JPG

Sistem CORS Station ITB (ITB1) kini telah selesai dibangun, dan data GPS kini diambil tiap hari (daily solution) kemudian disimpan dalam server, dan untuk pihak-pihak yang membutuhkannya dapat mengambilnya via jaringan internet.  Alamat untuk mendownload data GPS ini yaitu http://corsgps.gd.itb.ac.id/rinex30s/. Data high rate GPS juga turu di kumpulkan dalam server. Untuk mendapatkannya dapat dilakukan kontak dan korespondensi dengan KK Geodesi FITB ITB. Penelitian kualitas data CORS Station ini juga sedang dilakukan secara kontinyu oleh KK Geodesi, yang juga merupakan penanggung jawab pemeliharaan sistem ini.  Apresiasi di diberikan kepada pihak Leica Geosystem yang mempunyai program hibah pembangunan CORS Station ini, dimana mereka turut mempunyai  andil khususnya bagi perguruan tinggi dalam melaksanakan program pendidikan, penelitian, dan program pengabdian masyarakat.

Selain CORS ITB, melalui kerjasama dengan Nagoya University, ITB membangun jaring GPS di daerah Aceh yang diberi nama AGNESS (Aceh GPS Network for Sumatran Fault System). AGNESS lebih ditujukan pada penelitian aktivitas sesar di daerah Aceh.  Data-data GPS-nya dapat di-sharing melaui kontak dan korespondensi.  Sistem AGNESS kini dalam tahap akhir pembangunan sistem. GPS yang digunakan untuk sistem AGNESS ini adalah Trimble 4000SSI, dan data dari hasil observasi GPS tersebut akan disimpan ke dalam komputer dengan spesifikasi 5X86 CPU 233 MHz, 128 MB memori dan 4GB compact flash memory card. Solar panel digunakan sebagai daya listrik untuk stasion GPS tersebut. Kebutuhan akan CORS Station atau GPS Kontinyu ini dirasa merupakan suatu hal yang cukup penting (urgent) bagi dunia pendidikan, penelitian, dunia survey dan pemetaan, dan lain-lain.

Berita Terkait