Spatial Analysis Training for Post Tsunami Environmental Management

Program Pelatihan dengan tema €œSpatial Analysis Training for Post Tsunami Environmental Management€ dilakukan pada tanggal 14 Mei 2007 sampai dengan 14 Juni 2007 di Bandung, yang kemudian dilanjutkan dengan acara Workshop yang dilaksanakan di Banda Aceh selama seminggu kemudian. Acara pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Institut Teknologi Bandung dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) melalui implementasi program UNEP Environmental Recovery Programme for Aceh and Nias. Kelompok Keahlian/Keilmuan Inderaja dan Sains Informasi Geografis dan KK Geodesi – FTSL – ITB, turut berperan serta sebagai pemateri dan instruktur.

Berikut di bawah ini adalah beberapa foto dokumentasi acara pelatihan yang bertempat di kampus Intitut Teknologi Bandung jalan Ganesha 10 Bandung untuk materi teori, dan di area sekitar kampus ITB untuk materi praktek lapangan.  Jumlah peserta pelatihan adalah 32 (tiga puluh dua) orang peserta, yang semuanya berasal dari propinsi NAD (Nangroe Aceh Darussalam).

unep05.JPG unep06.JPG unep04.JPG unep03.JPG

Program pelatihan yang dibuat meliputi pemaparan konsep geodesi, konsep serta teknik pemetaan, pengenalan jenis-jenis peta dan cara pembacaan peta (map reading), pengenalan dasar teknologi GPS, kemudian program pengoperasian peralatan GPS tipe navigasi dan bagaimana cara integrasi antara GPS dengan peta dan juga GIS.  Selanjutnya juga pada program pelatihan ini dilakukan pengenalan teknologi Penginderaan Jauh (Remote Sensing) dan GIS (Sistem Informasi Geografis), pengenalan terhadap teknik analisis data spasial dengan bantuan prodak dari penginderaan jauh dan prodak GIS. Acara pelatihan ini juga diselingi dengan acara tour ke beberapa tempat rekreasi di Bandung, bogor, dan Jakarta.

Sesuai dengan tema pelatihan yang mengambil permasalahan analisis spasial yang berkaitan dengan lingkungan, maka hasil pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta pelatihan dalam melakukan manajemen, termasuk juga pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengkajian permasalahan lingkungan di wilayah Nangro Aceh Darussalam pasca gempa dan tsunami yang terjadi pada tahun 2004 silam.

Koordinator pelatihan adalah Bapak Dudung Muhali Hakim dari Kelompok Keahlian/Keilmuan Inderaja dan Sains Informasi Geografis. Sementara itu Pemateri dan instruktur pelatihan yang berasal dari KK Geodesi FTSL, selengkapnya sebagai berikut: Hasanuddin Z Abidin, Kosasih Prijatna, Dina Angreni Sarsito, Heri Andreas, Sela Lestari Nurmaulia, Nuraini Rahma Hanifa, Mohamad Gamal, Irwan Gumilar, dan Teguh Purnama Sidiq. Sementara itu koordinator acara tour adalah bapak Ahmad Riqqi dari Kelompok Keahlian/Keilmuan Inderaja dan Sains Informasi Geografis.

Berita Terkait