Survey GPS Kinematik untuk Pemetaan Tinggi Tanggul LUSI Porong

Baik disadari atau pun tidak, ternyata tinggi lumpur panas di sekitar semburan lumpur panas Lapindo Porong Sidoarjo mungkin telah mencapai lebih dari 10 meter di atas jalan raya Porong.  Jadi apabila kita melintas di sekitar jalan raya porong sebenarnya kita melintas di sekitaran bubur lumpur yang berada di atas kita dengan tinggi sekitar 10 meter atau mungkin lebih.  Semburan Lumpur Panas Lapindo Porong Sidoarjo masih terus terjadi, volume luapan lumpur makin besar, dan tanda-tanda yang jelas akan berhentinya semburan belum terlihat entah sampai kapan. Semakin banyak lumpur keluar maka semakin tinggi tanggul dibuat. Untuk memastikan tinggi tanggul yang telah dibuat untuk mencegah luberan lumpur maka Badan Penanggulangan Lumpur Panas bekerjasama dengan tim LAPI ITB yang diwakili KK Geodesi FTSL melakukan pengukuran tanggul menggunakan GPS kinematik. Berikut di bawah ini hasil dokumentasi tim survey di lapangan

gps-kinematik01.jpg gps-kinematik02.jpg gps-kinematik03.jpg gps-kinematik04.jpg

GPS geodetik dual frekuensi HIper Pro dari Topcon digunakan dalam survey GPS kinematik tersebut.  Panjang tanggul yang disurvey mencapai total belasan kilometer yang meliputi tanggul ring 1, ring 2, dan seterusnya.  Pengolahan data dilakukan secara post processing dengan menggunakan strategi pemecahan ambiguitas secara on the fly (KOF : Kinematic on the Fly).  Dengan teknik ini tinggi di atas ellipsoid diharapkan akan diperoleh dengan ketelitian yang cukup baik.  Hasil processing akan berupa titik-titik tinggi atau spot height di sekitar badan atas tanggul yang disurvey.

Hasil survey GPS kinematik yang memetakan tinggi sepanjang tanggul berupa spot height ini nantinya akan bermanfaat dalam pekerjaan penanggulan itu sendiri, seperti contohnya untuk mendesain profil-profil tanggul yang dibuat, mendesain bagaimana pola penyaluran luapan lumpur, desain pencegahan over topping, dan lain-lain.  Selain itu dengan mengetahui ketinggian masing-masing tanggul di ring1, ring2, dan seterusnya, maka memungkinkan kita dapat mengestimasi volume luapan lumpur, dapat mendesain kira-kira luberan lumpur, dan terutama dapat melakukan analisis hazard risk untuk daerah daerah rawan terkena luberan lumpur.

Kenyataan fisis di lapangan memperlihatkan tinggi tanggul sebenarnya kian meninggi setiap saat. Semburan lumpur panas sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.  Yang ada setiap hari semburan makin menambah volume lumpur panas yang dikeluarkan dari perut bumi, dan sebagai konsekuensinya tanggul dibuat akan terus semakin tinggi untuk mencegah luberan lumpur panas ke daerah-daerah sekitarnya.  Tinggi tanggul mungkin telah mencapai 10 meter bahkan lebih dari area -area sarat penduduk di sekitar semburan lumpur panas.  Kenyataan memprihatinkan menunjukkan semakin banyak desa yang terendam bersama ratusan rumah-rumahnya.  Ladang persawahan yang dulu terlihat subur hijau kilau berseri kini berubah jadi lautan lumpur berwarna abu-abu kusam.

Berita Terkait