Survey Sesar Cimandiri Okt 2006

Pada bulan oktober 2006, KK Geodesi bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup mulai meneliti kembali aktivitas Sesar Cimandiri dengan memanfaatkan Teknologi GPS. Sebelumnya melalui kerjasama dengan Universitas Jepang, pernah dilakukan penelitian yaitu pada tahun 1994-1998 dan 2000.  Seperti diketahui bahwa Sesar Cimandiri melewati beberapa daerah yang cukup sarat penduduk, seperti Pelabuhan ratu, Sukabumi, Cianjur, dan Padalarang. Maka dari itu, penelitian mengenai aktivitas sesar ini jelas sekali diperlukan, karena daerah sesar sesar Cimandiri mempunyai potensi kegempaan yang cukup besar. Teknologi GPS dapat melihat karakteristik dinamika geometrik di sekitar sesar, kemudian selanjutnya dapat dijadikan parameter dalam penentuan model aktivitas sesar.

cibo-c.JPGplrt-c.JPG cbdk-a.jpg sgrt-d.jpgcuge-a.JPG

Prinsip penentuan aktivitas sesar dengan menggunakan metode survei GPS adalah dengan cara menempatkan beberapa titik di beberapa lokasi yang dipilih, secara periodik ditentukan koordinatnya secara teliti dengan menggunakan metode survei GPS. Dengan mempelajari pola dan kecepatan perubahan koordinat dari titik-titik tersebut dari survei yang satu ke survei berikutnya, kemudian bersama data-data penunjang lainnya di modelkan secara matematis maka karakteristik aktivitas sesar akan dapat dilihat dan dipelajari lebih lanjut guna pembuatan model potensi bencana alam gempa bumi.

Model yang dapat dibuat diantaranya yaitu: model deformasi elastic, yang kemudian memperlihatkan parameter-parameter sesar seperti lokasi sesar, geometri sesar dan tingkat akumulasi deformasi pada sesar.  Kemudian dari model ini kita dapat menentukan akumulasi strain, locking depth, prediksi energi gempa yang mungkin terjadi di daerah sesar tersebut.  Dengan kata lain melalui input data GPS dan output model aktivitas sesar, maka kita dapat menentukan model potensi bencana alam gempa bumi di wilayah sesar yang kita teliti.

Seperti telah disebutkan di atas, Survei GPS sebelumnya sudah dilakukan di daerah sekitar sesar Cimandiri dalam kurun waktu 1994 sampai dengan 2000.  Data-data yang diperoleh tersebut kini sedang di gabungkan dengan data yang telah di ambil dalam program penelitian kali ini untuk selanjutnya digunakan sebagai parameter utama dalam menentukan model pola aktivitas sesar Cimandiri.

Lokasi dan distribusi dari titik-titik GPS untuk studi aktivitas sesar Cimandiri dengan GPS disebar dekat dengan sesar dan di beberapa tempat yang jauh dari sesar untuk melihat far field velocity-nya. Jaring pemantauan ini nantinya  di proses dengan mengikutsertakan data-data IGS yang tersebar di sekitar wilayah Asia dan Australia sebagai titik-titik pengikatan global.

Karakteristik pergeseran sesar yang diperoleh dari survei GPS di sekitar sesar Cimandiri ini selanjutnya akan diintegrasikan dengan informasi seismisitas, informasi histori aktivitas sesar, informasi tektonik seting untuk membuat model potensi gempa bumi di sekitar sesar Cimandiri, dan selanjutnya model ini diharapkan dapat membantu upaya pemantauan potensi dan mitigasi bencana.

 

Berita Terkait