Mancing Ikan di Garut

Pada bulan maret 2006, staf KK Geodesi FTSL ITB diundang mancing di kolam ikan di Garut oleh salah satu mahasiswa-nya, dalam rangka syukuran kelulusan sang mahasiswa tersebut menjadi “tukang Insinyur”.  Acara macing-nya sangat seru karena tidak melibatkan perhitungan dan pemodelan matematik, terutama neural network, genetic algoritm, serta least square collocation. Sebelum perburuan ikan dimulai, terlebih dahulu disiapkan umpan yang diramu khusus menyuguhkan racikan cumi asam manis dan sambel goreng pete khas ma ecot.  Orang aja suka pisan, sepertinya ikan pun akan demikian.

dsc02904.JPG dsc02905.JPG dsc02884.JPG dsc02864.JPG

Setelah melakukan pemanasan senam skj, dan persiapan mental melalui siraman rohani yang jelas bukan diberikan oleh AA Jimi, maka perburuan ikan pun dimulai.  Apakah ikan diburu, atau ikan dipancing? Kalo Js Bdd pasti akan bilang ikan itu dipancing. Ok, kalo demikian maka perburuan ikan pun dimulai. Perburuan berhasil..!!! ikan demi ikan berhasil dipancing.  Sepertinya ikan-ikan bersikap cukup kooperatif dan tidak berlaku anarkis.  Ikan-ikan menyadari kalo dirinya terpancing dan akhirnya terhidang dimeja makan, maka sesungguhnya kepada Allah-lah mereka berpulang, itu adalah cara Jihad Fisabilillah.

Pak Bamsub, yang memang terkenal sebagai jawara mancing di kampungya keluar sebagai pemburu ikan terbanyak di kolam pancing ini.  Kepiawaiannya ini membuat decak kagum orang-orang sekitar, mulai dari pak RT, pak Camat, bahkan sampai para anggota DPRD yang waktu itu sedang rapat membahas kaki lima yang akan di tata menjadi kaki empat, supaya lebih rapih. Sementara itu meskipun telah mengoptimumkan pemetaan kolam dengan teknik tomografi, namun om dudenk belum bisa memburu ikan secara maksimal. Ikan ter-chubi tertangkap oleh sodara anderson kelahiran kampung pasirkoja yang baru saja memancing ikan 3 kali seumur hidupnya. Dan penyantap ikan terbanyak adalah Om Gam.

dsc02888.JPGdsc02887.JPGdsc02889.JPG dsc02866.JPG dsc02886.JPGdsc02923.JPG

Akhirnya perburuan selesai. Ikan siap dihidangkan bersama lalap dan sambel khas garut dan tentunya cuci mulutnya dodol garut.  Foto dulu sebelum makan.  Abis makan berpose dulu kemudian pamitan pulang…Tengkiu Teguh, selamat jadi tukang insinyur..God Bless yu..Lowongan kerja Geodesi lumayan banyak bangget..tapi sosialisasinya masih jelek.

Mudah-mudahan setiap mahasiswa yang lulus akan mengajak mancing kembali.  Selanjutnya akan dibuat suatu konsep dan mekanisme dimana para mahasiswa diwajibkan untuk memiliki kolam pancing.  Namun sepertinya konsep tersebut akan tersendat di pihak rektorat. Atau mungkin kalo sekalian saja mengundang pihak rektorat untuk mancing bersama maka konsep tersebut dapat diimplementasikan dimasa depan, sebelum kiamat datang tentunya.

 

Berita Terkait