Kerjasama Pelatihan dengan Dephut

Pada akhir tahun 2006 KK Geodesi ITB bekerjasama dengan  BAPLAN (Badan Planologi) Kehutanan dan Pusdiklat Kehutanan (Widyaiswara) mengadakan kerjasama Pelatihan pengukuhan kawasan hutan dengan memperkenalkan teknologi Total Station dan GPS untuk para staf BPTKH dan BAPLAN Pusat. Peserta pelatihan sebanyak 20 orang.  Pelatihan dilaksanakan cukup lama yaitu kurang lebih sekitar 2 bulan.  Materi teori dan praktikum lapangan serta pengolahan data menggunakan komputer diberikan dengan porsi sekitar 30 % 70%

picture-016.thumbnailpicture-017.thumbnailpicture-018.thumbnailpicture-020.thumbnailpicture-022.thumbnail

Program pelatihan yang dibuat meliputi teknik pemanfaatan alat ukur digital Total Station, teknik pengoperasiannya untuk pengukuhan kawasan hutan, pengenalan dasar teknologi GPS, kemudian program pengoperasian peralatan GPS, baik tipe navigasi dan juga tipe geodetik.  Selanjutnya juga pada pelatihan ini dilakukan pengenalan manajemen survey TS dan GPS, dan simulasi survey GPS untuk pengadaan titik kontrol geodetik, dan poligon dengan Total Station.

Untuk pengenalan teori materi pelatihan, pelaksanaan kuliah dilakukan di kelas PUSDIKLAT KEHUTANAN daerah gunung batu Bogor.  Sementara itu pelaksanaan praktek dilakukan di tiga tempat, masing-masing di Pusdiklat Kehutanan, di CIFOR dan di TNGP (Taman Nasional Gunung Gede Pangrango).

Praktikum yang dilakukan di Pusdiklat berupa pengenalan alat GPS tipe Navigasi dan tipe Geodetik.  Peserta diajarkan bagaimana cara pengoperasian kedua tipe alat tersebut, bagaimana cara menentukan posisi, mencari posisi, dan lain-lain.  Bentuk praktikum yang di laksanakan di CIFOR yaitu melakukan simulasi pemetahan batas kawasan hutan CIFOR menggunakan GPS dan Total Station.  Sementara itu praktikum yang dilaksanakan di TNGP berupa simulasi pemetaan kawasan batas hutan menggunakan GPS dan Total Station, dengan area hutan mirip area sebenarnya ketika nantinya terjun langsung mengaplikasikan sistem ini di lapangan.

Pengajar dan instruktur dalam pelatihan ini berasal dari KK Geodesi dan Widyaiswara, selengkapnya sebagai berikut: Hasanuddin Z Abidin, Bambang Subekti, Kosasih Prijatn,Dina Angreni Sarsito, Heri Andreas, Mohamad Gamal, Sella Lestari Nurmaulia, Irwan Gumilar, Teguh Purnama Sidiq, Burhanudin (Widyaiswara), dan Arif Bastaman (Widyaiswara).

 

Berita Terkait